Tangerang, 4 Mei 2026, PT IAS Support Indonesia melalui Tim Legal menyelenggarakan Legal Insight Talk dengan tema “Business Judgement Rule: Perlindungan Direksi dalam Keputusan Bisnis” di Airport Learning Center, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dan diikuti oleh peserta dari lingkungan IAS Support, holding InJourney Aviation Services, InJourney Airports, serta sejumlah entitas dalam ekosistem aviasi dan layanan pendukung.
Legal Insight Talk merupakan inisiatif edukasi hukum yang digagas oleh Tim Legal IAS Support sebagai ruang pembelajaran yang praktis, relevan, dan mudah dipahami oleh insan perusahaan. Program ini dihadirkan untuk memperkuat pondasi hukum, pemahaman terhadap perikatan bisnis, serta kesadaran tata kelola dalam mendukung aktivitas perusahaan yang bergerak di sektor pengelolaan fasilitas dan layanan pendukung bandara di Indonesia.
Sebagai perusahaan yang memiliki peran dalam ekosistem aviasi nasional, IAS Support menjalankan berbagai layanan yang berkaitan langsung dengan operasional kawasan bandara, mulai dari facility management, manpower services, ICT solutions, hingga equipment supply and maintenance. Dengan dukungan layanan di lebih dari 40 bandara yang tersebar dari wilayah barat hingga timur Indonesia, pemahaman hukum menjadi aspek penting untuk memastikan setiap keputusan, kerja sama, dan pelaksanaan layanan berjalan sesuai prinsip kepatuhan, tata kelola, dan tanggung jawab korporasi.
Acara ini dibuka oleh Direktur Utama PT IAS Support Indonesia, Muhammad Putra Pariadi, dan ditutup oleh Direktur Human Capital PT IAS Support Indonesia, Dian Kusumaningtyas. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan InJourney Aviation Services, InJourney Airports, Angkasa Pura Suport, IAS Hospitality, IAS Property, Gapura Angkasa, seluruh Group Head IAS Support, serta Executive General Manager dan General Manager cabang IAS Support dari berbagai wilayah Indonesia yang mengikuti kegiatan secara daring.
Melalui kegiatan ini, IAS Support menegaskan pentingnya literasi hukum bisnis bagi jajaran pimpinan dan unit kerja. Topik Business Judgement Rule dipilih karena relevan dengan kebutuhan perusahaan dalam membangun proses pengambilan keputusan yang rasional, terdokumentasi, bebas benturan kepentingan, dan selaras dengan prinsip Good Corporate Governance.
Direktur Utama PT IAS Support Indonesia, Muhammad Putra Pariadi, menyampaikan bahwa penguatan literasi hukum menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pengambilan keputusan bisnis, terutama dalam lingkungan operasional bandara yang menuntut kepastian, kepatuhan, dan akuntabilitas.
“Sebagai perusahaan yang mendukung pengelolaan layanan di ekosistem bandara Indonesia, setiap keputusan bisnis harus memiliki pondasi hukum yang kuat. Pemahaman terhadap aspek perikatan, tata kelola, dan risiko menjadi penting agar perusahaan dapat bergerak lincah, tetapi tetap berada dalam koridor kepatuhan. Melalui Legal Insight Talk, IAS Support ingin membangun budaya kerja yang tidak hanya patuh, tetapi juga mampu mengambil keputusan secara tepat, terukur, dan bertanggung jawab,” ujar Muhammad Putra Pariadi.
Dalam sesi utama, IAS Support menghadirkan Dr. Teuku Syahrul Ansari, S.H., M.H., Managing Partner TSA Advocates, sebagai narasumber. Beliau dikenal sebagai praktisi hukum bisnis dan penulis buku “Membangun Sistem Business Judgment Rule pada Badan Usaha Milik Negara (Persero) dalam Hukum Ekonomi Indonesia”.
Dalam paparannya, Dr. Teuku Syahrul Ansari menjelaskan bahwa Business Judgement Rule atau BJR menjadi prinsip penting dalam membedakan risiko bisnis dengan pelanggaran hukum. Keputusan bisnis selalu mengandung risiko, namun kerugian tidak selalu dapat dimaknai sebagai pelanggaran hukum. Penilaian terhadap keputusan bisnis perlu melihat apakah keputusan tersebut diambil melalui proses yang benar, rasional, bertanggung jawab, dan berdasarkan informasi yang memadai.
BJR hadir sebagai norma perlindungan yang membebaskan organ perseroan dari tanggung jawab pribadi atas risiko bisnis, sepanjang keputusan diambil dengan itikad baik, tanpa benturan kepentingan, serta berbasis informasi yang cukup atau well informed. Prinsip tersebut berada dalam koridor Good Corporate Governance dan mengutamakan kepentingan perseroan.
Kegiatan ini juga membahas sejumlah isu praktis yang dekat dengan pengelolaan perusahaan, termasuk conflict of interest, pendelegasian kewenangan, dokumentasi keputusan, batas antara wanprestasi dan perbuatan melawan hukum, serta perbedaan antara risiko bisnis dan legal misconduct. Dalam sesi diskusi, peserta aktif menyampaikan pertanyaan terkait penerapan BJR dalam proses pengambilan keputusan, mitigasi risiko hukum, serta langkah yang perlu dilakukan apabila perusahaan menghadapi persoalan hukum.
Direktur Human Capital PT IAS Support Indonesia, Dian Kusumaningtyas, dalam penutupan acara menyampaikan bahwa pengembangan kapabilitas insan perusahaan perlu mencakup pemahaman hukum, tata kelola, dan tanggung jawab dalam menjalankan proses bisnis.
“SDM yang unggul adalah SDM yang mampu bekerja profesional, memahami risiko, dan menjaga integritas dalam setiap proses bisnis. Legal Insight Talk menjadi ruang belajar bersama agar setiap insan IAS Support semakin siap menghadapi tantangan organisasi dengan pemahaman yang lebih utuh,” ujar Dian Kusumaningtyas.
Sebagai perusahaan pengelolaan fasilitas yang mendukung layanan kawasan bandara dan area terintegrasi, IAS Support memandang literasi hukum sebagai bagian dari pondasi operation and service excellence. Pemahaman hukum yang baik membantu perusahaan memperkuat kualitas perikatan bisnis, menjaga kepercayaan mitra, serta memastikan setiap proses layanan berjalan sesuai prinsip kepatuhan dan tata kelola.
Legal Insight Talk juga sejalan dengan semangat IAS Support dalam membangun budaya compliance yang pro-bisnis. Melalui program ini, perusahaan membekali pimpinan dan unit kerja agar lebih percaya diri dalam pengambilan keputusan strategis, sekaligus memperkuat kesadaran bahwa kepatuhan hukum bukan penghambat bisnis, melainkan pondasi untuk menciptakan layanan yang berkelanjutan.
Ke depan, IAS Support akan terus mendorong program edukasi internal yang relevan dengan kebutuhan bisnis dan organisasi. Melalui kolaborasi lintas fungsi, perusahaan berkomitmen membangun insan IAS Support yang adaptif, patuh, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ekosistem aviasi dan layanan pendukung di Indonesia.
Tentang PT IAS Support Indonesia
PT IAS Support Indonesia atau IAS Support merupakan perusahaan pengelolaan fasilitas yang berperan sebagai supporting partner dalam penyediaan layanan pendukung kawasan terintegrasi, meliputi bandara, kawasan industri, komersial, dan pariwisata. IAS Support memiliki portofolio layanan yang mencakup Facility Management, Manpower Services, ICT Solutions, serta Equipment Supply & Maintenance. IAS Support berkomitmen menghadirkan layanan yang bersih, aman, nyaman, efisien, dan berstandar internasional. Mengusung semangat Melayani Sepenuh Hati, Memberi Layanan Pasti, IAS Support terus memperkuat operation and service excellence untuk menjadi penyedia layanan pendukung pengelola kawasan yang terintegrasi dan berkelas dunia.
Kontak Media
Corporate Secretary
PT IAS Support Indonesia
Email: corsec.iass@ias.id
Telepon: (+62) 813-1308-2087
PT IAS Support Indonesia Gelar Legal Insight Talk untuk Perkuat Pondasi Hukum dalam Pengelolaan Bisnis Bandara
04 Mei 26








