Jakarta, 15 Desember 2025 — PT IAS Support Indonesia menyelenggarakan Apel Kesiapan Operasional Natal dan Tahun Baru (NATARU) 2025/2026 di Lobby Gedung Kantor 601 PT IAS Support Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta, pada Senin, 15 Desember 2025 pukul 08.00 WIB. Kegiatan strategis ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memastikan kesiapan menyeluruh menghadapi peningkatan aktivitas penerbangan selama periode liburan akhir tahun, yang dihadiri oleh jajaran Direksi, Senior Leaders, Executive General Manager, General Manager, serta seluruh personel frontliner dari berbagai divisi operasional.
Apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT IAS Support Indonesia, Muhammad Putra Pariadi, melibatkan personel dari divisi aviation security (AVSEC), facility management, trolley operations, operation & maintenance, serta layanan pendukung teknis lainnya. Dalam arahannya, Direktur Utama menekankan urgensi penerapan konsisten Standard Operating Procedure (SOP) di tengah proyeksi pertumbuhan volume penumpang sebesar 10-14 persen dibandingkan periode NATARU tahun sebelumnya.
"Apel kesiapan ini merupakan manifestasi dari komitmen kami dalam mempersiapkan seluruh aspek operasional secara komprehensif menghadapi periode puncak NATARU. Kami memastikan bahwa setiap personel memiliki pemahaman mendalam atas tanggung jawab operasionalnya, siap secara fisik dan mental, serta memiliki dedikasi penuh dalam memberikan layanan dengan standar excellence," ujar Muhammad Putra Pariadi.
Dalam rangka kesiapan operasional NATARU 2025/2026, PT IAS Support Indonesia menetapkan tiga pilar strategis yang menjadi fokus prioritas perusahaan. Pertama, penguatan aspek keamanan dan keselamatan penerbangan melalui optimalisasi kinerja seluruh personel AVSEC dan security non-AVSEC dalam mengimplementasikan prosedur pengamanan sesuai standar regulasi penerbangan nasional dan internasional. Setiap personel keamanan dituntut untuk mempertahankan tingkat kewaspadaan tinggi, konsistensi dalam pelaksanaan prosedur pemeriksaan, serta menjaga profesionalisme dalam berinteraksi dengan penumpang meskipun dalam kondisi operasional dengan intensitas tinggi.
Kedua, akselerasi kualitas layanan operasional di seluruh segmen bisnis, termasuk optimalisasi manajemen troli bandara yang merupakan elemen krusial dalam customer experience selama periode puncak penerbangan. Direktur Utama menekankan pentingnya efisiensi dalam siklus rotasi troli dari area pengumpulan menuju zona keberangkatan dan kedatangan, serta memastikan ketersediaan yang memadai di setiap touchpoint layanan. Seluruh personel facility management dan operation & maintenance diarahkan untuk meningkatkan frekuensi inspeksi serta implementasi pemeliharaan preventif guna mengantisipasi peningkatan utilisasi infrastruktur bandara.
Ketiga, penguatan koordinasi strategis dengan PT Angkasa Pura Indonesia dan seluruh stakeholder bandara untuk memastikan sinergi operasional dan responsivitas tinggi terhadap dinamika situasi di lapangan. Koordinasi mencakup kesiapan mobilisasi personil tambahan, kelengkapan infrastruktur pendukung operasional, serta mitigasi risiko terkait potensi gangguan cuaca yang dapat berdampak pada jadwal penerbangan.
Muhammad Putra Pariadi menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran optimal personel mengingat intensitas operasional yang meningkat signifikan selama periode ini. "Kami mengharapkan seluruh personel untuk mempertahankan kondisi fisik dan mental yang prima. Apabila terdapat personel yang mengalami kendala kesehatan atau permasalahan yang dapat mempengaruhi kinerja, kami mendorong komunikasi proaktif dengan atasan untuk memastikan tidak ada kompromi terhadap standar keselamatan penerbangan," tegasnya.
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, periode NATARU 2025/2026 diproyeksikan akan mengalami puncak mobilitas keberangkatan pada 20-24 Desember 2025 dan puncak arus balik pada 2-3 Januari 2026, dengan proyeksi total sekitar 5 juta penumpang menggunakan transportasi udara secara nasional. PT IAS Support Indonesia telah menyiapkan strategi operasional khusus untuk mengakomodasi lonjakan volume penumpang ini, termasuk intensifikasi briefing operasional harian, fleksibilitas dalam deployment personel, serta koordinasi real-time dengan pemberi kerja untuk memastikan responsivitas tinggi terhadap kebutuhan operasional.
Sebagai entitas bisnis dalam ekosistem Group InJourney, PT IAS Support Indonesia berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung kelancaran operasional transportasi udara nasional melalui penyediaan layanan manpower, ICT, facility management, equipment supply, dan maintenance yang profesional dan berkualitas tinggi. Kesiapan komprehensif perusahaan dalam menghadapi NATARU 2025/2026 ini menjadi manifestasi dari value proposition "Melayani Sepenuh Hati" yang menjadi landasan filosofis perusahaan dalam setiap aktivitas operasionalnya.
PT IAS Support Indonesia Gelar Apel Kesiapan Operasional NATARU 2025: Perkuat Komitmen Layanan Unggul Melalui Standarisasi Prosedur dan Koordinasi Strategis
15 Desember 25





