Jakarta, 16 April 2025 – Sebagai wujud nyata komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT IAS Support Indonesia (IASS) berpartisipasi dalam program InJourney Green yang diinisiasi oleh PT Integrasi Aviation Solusi (IAS), bagian dari InJourney Group. Salah satu kegiatan utamanya adalah penanaman 1.000 unit terumbu karang di perairan Gili Putih, Sumberkima, Bali.
Kegiatan yang dilaksanakan pada awal April ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dari berbagai entitas di bawah InJourney Group, termasuk Direktur Human Capital IASS, Dian Kusumaningtyas, yang secara langsung hadir dan menegaskan komitmen IASS dalam mendukung pelestarian lingkungan laut.
Penanaman terumbu karang ini bertujuan untuk membantu pemulihan ekosistem pesisir, mengurangi dampak perubahan iklim, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi laut. Terumbu karang merupakan bagian penting dari ekosistem yang tidak hanya menjadi rumah bagi berbagai spesies laut, tetapi juga melindungi garis pantai dari abrasi dan berkontribusi pada pariwisata bahari yang berkelanjutan.
“Lingkungan laut adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi menjaga kelestariannya, bukan hanya untuk hari ini, tapi juga untuk generasi yang akan datang,” ujar Dian Kusumaningtyas. “Bagi kami, pelestarian alam bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tapi juga panggilan untuk ikut menjaga masa depan bumi.”
Program ini juga selaras dengan visi jangka panjang InJourney Group melalui InJourney Green, yang mendukung target Net Zero Carbon 2060 dan Zero Waste 2050. Selain itu, program ini mengacu pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim), poin 14 (Ekosistem Laut), dan poin 15 (Ekosistem Darat).
Sebagai bagian dari InJourney Group, IASS terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan program TJSL dengan fokus pada pelestarian lingkungan, peningkatan kualitas pendidikan, dan pengembangan ekonomi masyarakat di wilayah operasionalnya.


.jpeg)





